• Document: MAKALAH BAHAN ELEKTRIK KAPASITOR
  • Size: 671.85 KB
  • Uploaded: 2019-05-16 14:39:13
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

MAKALAH BAHAN ELEKTRIK KAPASITOR Disusun Oleh : Novi Wahyu Ningseh (13030224007) Bibi Maria Umma (13030224016) Irene Saraswati S (13030224020) Dita Puji Issriza (13030224023) UNEVERSITAS NEGERI SURABAYA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN FISIKA 2016 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kapasitor berperan penting dalam suatu rangkaian elektronik. Artinya suatu rangkaian elektronik mengandung satu atau beberapa kapasitor. Di pasaran Indonesia pada umumnya kapasitor yang dijual dipasaran harus diakui bahwa kualitasnya kurang baik. Kurang baik disini berarti mempunyai toleransi yang cukup besar, sehingga nilai suatu kapsitor dapat berada jauh diatas atau dibawah nilai yang seharusnya. Dari beberapa kapasitor dengan nilai yang tertulis sama, sebenarnya mempunyai nilai yang berbeda-beda. Untuk memilih kapasitor dengan nilai yang sesuai dengan keinginan pemakai perlu digunakan alat ukur kapasitansi untuk membandingkan nilai kapasitor-kapasitor tersebut. Maka dari itu makalah ini akan membahas secara lengkap tentang kapasitor. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah sebagai berikut : 1. Jelaskan pengertian kapasitor? 2. Bagaimana prinsip pembentukan kapasitor? 3. Apa saja jenis-jenis kapasitansi? 4. Apa saja macam-macam kapasitor sesuai bahan dan kegunaannya? 5. Bagaimana karakteristik kapasitor? 6. Bagaimana cara membaca kapasitansi? 7. Bagaimana aplikasi kapasitor dalam kehidupan sehari-hari? 1.3 Tujuan 1. Menjelaskan pengertian kapasitor 2. Menjelaskan prinsip pembentukan kapasitor 3. Menjelaskan jenis-jenis kapasitansi 4. Menjelaskan macam-macam kapasitor sesuai bahan dan kegunaannya 5. Menjelaskan karakteristik kapasitor 6. Menjelaskan aplikasi kapasitor dalam kehidupan sehari-hari. BAB II PEMBAHASAN 2.1. Kapasitor Kapasitor ialah komponen elektronika yang mempunyai kemampuan menyimpan elektron-elektron selama waktu yang tidak tertentu. Kapasitor berbeda dengan akumulator dalam menyimpan muatan listrik terutama tidak terjadi perubahan kimia pada bahan kapasitor, besarnya kapasitansi dari sebuah kapasitor dinyatakan dalam farad. Pengertian lain Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan dan melepaskan muatan listrik. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. Muatan elektrik ini tersimpan selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. Di alam bebas, fenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan-muatan positif dan negatif di awan. Kemampuan untuk menyimpan muatan listrik pada kapasitor disebuat dengan kapasitansi atau kapasitas. Gambar 1 Struktur kapasitor Kapasitansi didefenisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron. Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb = 6.25 x 1018 elektron.Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs. Dengan rumus dapat ditulis : Q = CV (1) Keterangan : Q : muatan elektron dalam C (Coulombs) C : nilai kapasitansi dalam F (Farads) V : besar tegangan dalam V (Volt) Dalam praktek pembuatan kapasitor, kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A), jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik. Dengan rumusan dapat ditulis sebagai berikut : C = (8.85 x 10-12) (k A/t) (2) Berikut adalah tabel contoh konstanta (k) dari beberapa bahan dielektrik yang disederhanakan. Tabel 1.1 Konstanta bahan dielektrik

Recently converted files (publicly available):