• Document: Analisis Pengiriman Data Di Daerah Terpencil Menggunakan Dua Node Bergerak Berbasis Delay Tolerant Network (DTN) Dengan Algoritme Flooding
  • Size: 1.01 MB
  • Uploaded: 2019-04-16 00:43:14
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-ISSN: 2548-964X Vol. 2, No. 9, September 2018, hlm. 2882-2891 http://j-ptiik.ub.ac.id Analisis Pengiriman Data Di Daerah Terpencil Menggunakan Dua Node Bergerak Berbasis Delay Tolerant Network (DTN) Dengan Algoritme Flooding Bella Aulia Rahmataufany1, Rakhmadhany Primananda2, Aswin Suharsono3 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya Email: 1rahmataufany@gmail.com, 2rakhmadhany@ub.ac.id, 3aswin@ub.ac.id Abstrak Dengan Perkembangan teknologi informasi saat ini, pertukaran data dan informasi menjadi sebuah kebutuhan, tak terkecuali di daerah terpencil. Daerah terpencil memiliki karakteristik tersendiri, seperti keadaan geografis yang sulit terjangkau oleh jaringan. Dikarenakan keadaan tersebut pertukaran informasi menjadi suatu hal yang sulit dilakukan. Delay tolerant network (DTN) merupakan sebuah jaringan yang dapat beroperasi pada jarak yang sangat jauh. koneksi internet bisa dihadirkan di daerah tertinggal meskipun secara tidak langsung. Delay tolerant network juga dapat mengirimkan paket data di jaringan yang memiliki medan yang sulit atau tidak terus menerus tersedia koneksi. Arsitektur delay tolerant network mengimplementasikan metode simpan dan teruskan pesan dengan menggunakan lapisan protokol baru yang disebut lapisan bundle. Salah satu pengembang dari delay tolerant network adalah IBR-DTN. IBR-DTN adalah perangkat lunak yang efisien untuk embedded system. Ada beberapa penelitian sebelumnya yang terkait pengiriman data berbasis delay tolerant network. Akan tetapi, pada penelitian kali ini peneliti menggunakan algoritme flooding untuk melakukan penelitian tentang analisis pengiriman data di daerah terpencil menggunakan dua node bergerak berbasis delay tolerant network dengan algoritme flooding. Pada penelitian ini menggunakan dua node bergerak untuk melihat proses broadcast dari algoritme routing flooding. Dua node tersebut digunakan untuk melihat pengaruh terhadap waktu, yang diperlukan ketika melakukan pengiriman data dari desa ke kota. Terdapat tiga pengujian untuk skenario yang telah ditentukan, antara lain adalah pengiriman data dengan dua node bergerak, pengiriman data dengan satu node bergerak terputus, pengiriman data menggunakan multiple file. Hasil pengujian yang didapatkan adalah simulasi yang dibangun dapat melakukan pengiriman data dengan keadaan terdapat dua node bergerak maupun hanya terdapat satu node bergerak. Meskipun memiliki transfer data yang dibutuhkan lebih lama, jika data berjumlah sedikit (tidak lebih dari 5 file, dengan ukuran 1 sampai 5 Mb) dengan satu node perantara maka kemungkinan data sampai ke tujuan lebih kecil dibandingkan dengan dua node bergerak. Kata kunci: DTN, bundle, algoritme flooding, ibr-dtn Abstract With the development of information technology today, the exchange of data and information becomes a necessity, not least in remote areas. Remote areas have their own characteristics, such as geographical conditions difficult to reach by the network. Due to these circumstances the exchange of information becomes a difficult thing to do. Delay tolerant network (DTN) is a network that can operate at great distances. Internet connections can be present in backward areas though indirectly. Delay tolerant networks can also transmit data packets on networks that have difficult terrain or not continuously available connections. The delay tolerant network architecture implements the method of saving and forwarding messages by using a new protocol layer called bundle layer. One developer of delay tolerant networks is IBR-DTN. IBR-DTN is an efficient software for embedded systems. There are several previous studies related to data transmission based on tolerable network tolerance. However, in this study researchers used the flooding algorithm to conduct research on the analysis of data transmission in remote areas using two moving nodes based on toler tolerance network with flooding algorithm. In this study used two moving nodes to view the broadcast process of the routing flooding algorithm. The two nodes are used to see the effect on time, which is required when sending data from village to city. There are three tests for predefined scenarios, including data transmission with two Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya 2882 Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer 2883 moving nodes, data transmission with one node moving disconnected, sending data using multiple files. The test results obtained are simulations built to make data transmission with the state there are two moving nodes or there is only one moving node. Despite having longer required data transfer, if the data is small (not more than 5 files, with a size of 1 to 5 Mb) with one intermediate node

Recently converted files (publicly available):