• Document: AKTIVITAS PROTEASE DAN AMILASE PADA HEPATOPANKREAS DAN INTESTINE IKAN NILEM Osteochilus hasselti C.V.
  • Size: 266.88 KB
  • Uploaded: 2018-10-13 08:09:52
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

SCRIPTA BIOLOGICA | VOLUME 1 | NOMER 1 | MARET 2014 | 43-48 AKTIVITAS PROTEASE DAN AMILASE PADA HEPATOPANKREAS DAN INTESTINE IKAN NILEM Osteochilus hasselti C.V. SYARIFAH FAUZIAH AL GADRI, UNTUNG SUSILO, SLAMET PRIYANTO Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman, Jalan dr. Suparno 63 Purwokerto 53122 ABSTRACT Ikan Nilem (Osteochilus hasselti C.V) merupakan ikan omnivora dari familia Cyprinidae. Jenis pakan yang dikonsumsi berkaitan dengan alat pencernaan yang dimilikinya. Pencernaan pada ikan tersebut terjadi di dalam usus halus dan berlangsung secara enzimatis. Enzim-enzim yang aktif pada saluran pencernaannya adalah protease dan amilase yang dihasilkan oleh pankreas dan hepatopankreas. Aktivitas enzim pencernaan diketahui dengan mengukur banyaknya mikromol maltosa dan tirosin yang dihasilkan per menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas protease dan amilase pada hepatopankreas dan intestine ikan Nilem (Osteochilus hasselti C.V.). Hasil penelitian ini diharapkan nantinya akan digunakan sebagai dasar formulasi pemberian pakan yang cocok untuk ikan omnivora salah satunya adalah ikan Nilem (Osteochilus hasselti C.V.). Materi yang digunakan adalah ikan Nilem berukuran 9-16 cm dengan bobot 5-50 gram. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode survey dengan purposive random sampling dengan rancangan percobaan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 3x4 dan empat kali pengulangan. Sampel dikelompokkan menjadi tiga ukuran yang berbeda dengan bobot 5-10 g dan panjang 9-10 cm, 11-25 g dan panjang 11-12 cm dan 35-50 g dengan panjang 13-16 cm. Metode analisis yang digunakan yaitu one way analisis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil uji BNT menunjukkan bahwa aktivitas protease dan amilase ikan Nilem tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan ukuran tubuh ikan. Aktivitas protease dan amilase ikan Nilem berbeda nyata (P<0,05) dengan organ pencernaan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara aktivitas protease dan amilase dengan ukuran tubuh ikan Nilem; serta ada hubungan antara aktivitas protease dan amilase dengan organ pencernaan ikan Nilem. KEY WORDS: amilase, nilem, Osteochilus hasselti C.V., Protease, hepatopankreas dan intestine Penulis korespondensi: SYARIFAH FAUZIAH AL GADRI | email: susilo.utg@gmail.com PENDAHULUAN herbivora memiliki aktivitas amilase lebih tinggi daripada aktivitas protease dan lipase. Demikian juga Ikan nilem (Osteochilus hasselti C.V.) merupakan ikan aktivitas protease dan lipase ikan omnivara dan asli perairan indonesia. Ikan tersebut, banyak karnivora lebih tinggi daripada amilasenya (Furne et dibudidayakan dan disukai oleh masyarakat karena al., 2008). memiliki rasa enak serta memiliki nilai ekonomi yang Aktivitas enzim pencernaan berkorelasi dengan cukup tinggi. Menurut Sunarma (2007), ikan nilem (O. jumlah enzim yang terdapat pada tempat pencernaan hasselti C.V.) merupakan salah satu spesies indigenous berlangsung. Aktivitas amilase dan protease dapat yang ditemukan di beberapa wilayah seperti pulau diketahui dengan cara mengukur banyaknya mikromol Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Di pulau Jawa, ikan maltosa dan asam-asam amino (tirosin) yang nilem dibudidaya secara cukup besar terutama di dihasilkan per menit. Menurut Johnston et al., (2004), wilayah Jawa barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. ikan omnivora seperti ikan Nila (Oreochromis niloticus Sulastri et al., (1985) menyatakan bahwa ikan L.) memiliki aktivitas protease yang tinggi pada organ nilem termasuk ikan omnivora, karena ikan tersebut intestine bagian depan dan belakang. Mengingat memakan tumbuhan dan hewan yang menempel pada bahwa enzim-enzim pencernaan dihasilkan oleh kerikil sebagai pakan alaminya. Fujaya (2004)

Recently converted files (publicly available):