• Document: BAB 11 ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE
  • Size: 992.66 KB
  • Uploaded: 2019-06-13 04:06:49
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Download kunjungi: www.fisikauntukun.blogspot.com BAB 11 ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE TEGANGAN (STRESS) Adalah hasil bagi antara gaya tarik F yang dialami kawat dengan luas penampang A. F Tegangan = A REGANGAN (STRAIN) Adalah hasil bagi antara pertambahan panjang ΔL dengan panjang awal L0. ∆L Regangan = L0 MODULUS YOUNG Adalah perbandingan antara tegangan dan regangan yang dialami bahan. Tegangan E= Regangan GAYA PEGAS DAN HUKUM HOOKE Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastis pegas, pertambahan panjang pegas (Δx) sebanding dengan gaya tariknya (F). F = k . ∆x ENERGI POTENSIAL PEGAS 1 Ep = F . ∆x 2 Atau, 1 Ep = k . ∆x2 2 Johan Akhmadin,S.Pd Download kunjungi: www.fisikauntukun.blogspot.com Keterangan: Ep = energi potensial pegas (Joule). F = gaya pegas (N). ∆x = x2 – x1 = pertambahan panjang (m). k = konstanta pegas (N/m2). SUSUNAN SERI PEGAS k1 F1 k2 F2 F 1 1 1 1 = + + +… ktot k1 k2 k3 SUSUNAN PARALEL PEGAS k1 k2 k3 F ktot = k1 + k2 + k3 + ... Keterangan: ktot = konstanta gabungan pegas (N/m). k1 = konstanta pegas pertama (N/m). k2 = konstanta pegas kedua (N/m). k3 = konstanta pegas ketiga (N/m). SUSUNAN GABUNGAN Johan Akhmadin,S.Pd Download kunjungi: www.fisikauntukun.blogspot.com k1 k2 k3 F Untuk menyelesaikan susunan gabungan: a. Selesaikan terlebih dahulu susunan paralel dengan persamaan susunan paralel. b. Selesaikan susunan seri dengan persamaan susunan seri. PERIODE PEGAS m T = 2π k PERIODE BANDUL l T = 2π g Keterangan: T = periode (s). m = massa benda (kg). k = konstanta pegas (N/m). l = panjang bandul (m). g = percepatan gravitasi (10 m/s2). Contoh soal dan pembahasan 1. Sepotong kawat homogen panjangnya 140 cm dan luas penampangnya 2 mm 2. Ketika ditarik dengan gaya sebesar 100 N, bertambah panjang 1 mm. Modulus elastik kawat bahan kawat tersebut adalah... A. 7 . 108 N/m2 B. 7 . 109 N/m2 C. 7 . 1010 N/m2 D. 7 . 1011 N/m2 E. 7 . 1012 N/m2 UN 2012 Pembahasan: Diketahui: L0 = 140 cm= 1,4 m A = 2 mm2 = 2 . 10– 6 m2 Johan Akhmadin,S.Pd Download kunjungi: www.fisikauntukun.blogspot.com F = 100 N ΔL = 1 mm = 1 . 10– 3 m Ditanya: E = ... Jawab: a. Terlebih dahulu hitung tegangan. F 100 N Tegangan = = A 2 . 10-6 m2 Tegangan = 50 . 106 N/m2 b. Hitung regangan. ∆L 10-3 m Regangan = = L0 1,4 m c. Hitung Modulus Young. Tegangan 50 . 10-6 N/m2 E= = Regangan 10-3 m 1,4 m E = 7 . 1010 N/m2 Jawaban: C 2. Gambar di bawah menunjukkan grafik hubungan antara gaya (F) dengan pertambahan panjang pegas (∆x). F(N) 20 10 0 ∆x (cm) 2 4 Dari grafik tersebut konstanta pegas adalah... A. 100 N/m B. 200 N/m C. 300 N/m D. 500 N/m E. 5000 N/m Ebtanas 2005 Pembahasan: Diketahui: F1 = 10 N F2 = 20 N ∆x1 = 2 cm – 0 cm = 2 cm = 0,02 m ∆x2 = 4 cm – 0 cm= 4 cm = 0,04 m Ditanya: k = ... Jawab: F = k . ∆x Johan Akhmadin,S.Pd Download kunjungi: www.fisikauntukun.blogspot.com F F1 10 N k= = = = 500 N/m ∆x ∆x1 0,02 m Catatan! Untuk menentukan k, F-nya bisa menggunakan F2 tetapi ∆x-nya adalah ∆x2. Jawaban: D 3. Dalam suatu praktikum untuk menentukan konstanta suatu pegas diperoleh data sebagai berikut: No F (N) ∆x (cm) 1 10 2,0 2 15 3,0 3 20 4,0 4 25 5,0 5 30 6,0 Jika F adalah gaya dan ∆x adalah pertambahan panjang pegas, maka konstanta pegas yang digunakan adalah... A. 100 N/m B. 200 N/m C. 300 N/m D. 400 N/m E. 500 N/m UN 2011 Pembahasan: Diketahui: (lihat tabel) Ditanya: k = ... Jawab: F 10 N 10 N k= = = = 500 N/m ∆x 2 cm 0,02 m Catatan! Untuk menentukan k dari tabel, nilai F bisa yang mana saja kemudian lihat ∆x-nya. Pada contoh diatas, F yang diambil adalah yang pertama.

Recently converted files (publicly available):