• Document: IDENTIFIKASI DAN KELIMPAHAN MARINE DEBRIS ANORGANIK DI DESA SUNGSANG IV KECAMATAN BANYUASIN II KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN SKRIPSI
  • Size: 6.27 MB
  • Uploaded: 2019-05-16 15:11:11
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

IDENTIFIKASI DAN KELIMPAHAN MARINE DEBRIS ANORGANIK DI DESA SUNGSANG IV KECAMATAN BANYUASIN II KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di Bidang Ilmu Kelautan pada Fakultas MIPA Oleh : Stevan Ginting 08111005011 PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDERALAYA 2017 ii IDENTIFIKASI DAN KELIMPAHAN MARINE DEBRIS ANORGANIK DI DESA SUNGSANG IV KECAMATAN BANYUASIN II KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN SKRIPSI Oleh : Stevan Ginting 08111005011 Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di Bidang Ilmu Kelautan pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sriwijaya PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDERALAYA 2017 iii iv v vi vii ABSTRAK Stevan Ginting. 08111005011. Identifikasi dan Kelimpahan Marine Debris Anorganik di Desa Sungsang IV Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan ( Pembimbing : Heron Surbakti, S.Pi., M.Si dan Andi Agussalim, S.Pi, M.Sc) Marine debris (Sampah Laut) merupakan hasil buangan dari aktivitas manusia yang masuk ke daerah laut baik itu dibuang secara langsung maupun yang terbawa aliran sungai yang bermuara ke laut. Banyaknya sampah anorganik di laut baik yang tenggelam maupun yang terapung akan mengganggu kestabilan ekosistem yang di laut. Belum tersedianya sarana tempat penampungan sampah serta kesadaran masyarakat merupakan penyebab masyarakat di Desa Sungsang IV masih membuang sampah langsung ke perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis sebaran, jenis serta kelimpahan marine debris di Desa Sungsang IV. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2016. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan mengadopsi perhitungan benthos dengan transek 10 x 10 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah marine debris yang ditemukan lebih sedikit pada daerah yang berada di pinggir perairan dibandingkan dengan posisi yang berada di tengah pemukiman. Material marine debris yang ditemukan pada Desa Sungsang IV berjumlah 9 jenis materil yaitu kaca dan keramik, kain, karet, kertas dan karton, plastik, plastik busa, logam, komposit dan lainnya. Dimana material yang paling dominan adalah material plastik yaitu 93,292% dari seluruh total sampah yang ditemukan. Kelimpahan jumlah marine debris yang ditemukan berkisar antara 3 – 23 unit/m2 dan kelimpahan berat 16 – 202 gram/m2. Kata Kunci: Marine Debris, Sampah Anorganik, Sungsang IV, Material Plastik viii ABSTRACT Stevan Ginting. 08111005011. Identification and Abundance of Anorganic Marine Debris In Sungsang IV Village, Subdistrict of Banyuasin II District of Banyuasin Province of South Sumatera (Supervisor : Heron Surbakti, S.Pi., M.Si and Andi Agussalim, S.Pi, M.Sc) Marine debris is the accumulated waste materials that went into the sea area either by direct discharge or by free flow caused by human activities. The amount of anorganic trash at the sea, either sinking or floating, will destabilize the ecosystems in it. Unavailability of garbage shelters and the low level of public awareness are two of the factors that makes the villagers of Sungsang IV still throw garbage directly into the waters. The purpose of this study is to identify and analyze the distribution, type, and abundance of marine debris in Sungsang IV. This research was conducted in April 2016. The method used was purposive sampling by adopting benthos calculation transects 10 x 10 meters. The research results showed that the amount of marine debris found are less in areas near the edge of the water as compared with that from the center of the settlement. Marine debris found in Sungsang IV had 9 types of materials: glass and ceramic, cloth, rubber, paper and cardboard, plastic, foamed plastic, metal, composite, and other. Plastic ranked as the dominant material reaching 93.292 percent. The abundance amount of marine debris found were from 3 to 23 units / m2 and the abundance of weight were from 16 to 202 g / m2. Keywords: Marine Debris, Anorganic trash, Sungsang IV, Plastic Material

Recently converted files (publicly available):