• Document: LAPORAN AKHIR. MODIFIKASI PATI JAGUNG (Zea mays) DENGAN PROSES ASETILASI MENGGUNAKAN ASAM ASETAT GLASIAL
  • Size: 806.86 KB
  • Uploaded: 2019-02-13 10:22:49
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

LAPORAN AKHIR MODIFIKASI PATI JAGUNG (Zea mays) DENGAN PROSES ASETILASI MENGGUNAKAN ASAM ASETAT GLASIAL Diajukan Sebagai Persyaratan untuk Menyelesaikan Pendidikan Diploma III Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya Oleh: AHMADAN YUSUF AZLAN 0613 3040 1052 POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG 2016 LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKHIR MODIFIKASI PATI JAGUNG (Zea mays) DENGAN PROSES ASETILASI MENGGUNAKAN ASAM ASETAT GLASIAL OLEH Ahmadan Yuuf Azlan 0613 3040 1052 Ir. Elina MargarettyYuniar, S.T., M.Si. NIP. 196203271990032001 NIP.197306211999032001 Kimia Adi Syakdani, S.T., M.T. NIP. 196904111992031001 ABSTRAK Modifikasi Pati Jagung (Zea mays) d en g an Pr os es As e ti l a si M en gg u n ak an Asa m As e ta t G l as i al (Ahmadan Yusuf Azlan, 46 Halaman, 3 Tabel, 18 Gambar, 4 Lampiran) Pati jagung termodifikasi secara asetilasi adalah pati jagung yang gugus hidroksilnya telah diubah lewat suatu reaksi kimia yaitu esterifikasi. Pati terasetilasi dapat dihasilkan dengan cara mereaksikan pati dengan larutan asam asetat glasial dalam kondisi basa, biasanya digunakan larutan natrium hidroksida untuk mencapai kondisi basa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh waktu operasi dan pH larutan awal terhadap swelling power, solubility dan kadar gugus karboksilat pada pati asetat yang dihasilkan. Reaksi berjalan dengan temperatur operasi dijaga 45 oC dan tekanan atmosferik. Variabel tetapnya adalah berat pati jagung 37,5 gram dan volume asam asetat 2,3 ml sedangkan variabel berubahnya adalah waktu operasi (30, 60, 90, dan 120 menit) dan pH larutan awal (6, 7, 8 dan 9). Produk dianalisa % gugus karboksil, swelling power, dan % solubility. Pada penelitian ini diharapkan menghasilkan pati asetat yang memiliki swelling power, dan % solubility yang tinggi dibandingkan pati alamihnya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa seiring bertambahnya waktu reaksi dan pH awal reaksi, terjadi peningkatan swelling power, % solubility dan gugus karboksil. Swelling power dan gugus karboksil paling tinggi adalah 4,6555 dan 0,0950, terjadi pada pH awal 8 dan waktu operasi 90 menit sedangkan untuk % solubility paling tinggi adalah 0,0700. Kata kunci : Pati asetat, Asetilasi, pati jagung, gugus karboksil, solubility, swelling power iii ABSTRACT Modification of Corn Starch (Zea mays) by Acetylation using Glacial Acetic Acid (Ahmadan Yusuf Azlan, 46 Pages, 3 Tables, 18 Figures, 4 Appendixs) Modified corn starch by acetylation is corn starch hydroxyl groups have been modified by esterification reaction. Starch acetate can be procuced by reacting starch with glacial acetic acid in alkaline conditions. So, it usually use sodium hydroxide to reach that conditions. The research’s aim is to learn the influence of reaction time and pH initial solution to carboxyl groups, swelling power, and % solubility content on starch acetate product. Reaction was occurred in operation temperature at 45 oC and atmospheric pressure. The fixes variables are weight of corn starch 37,5 gram and volume of acetic acid 2,3 ml while the changed variable are reaction time (30, 60, 90, and 120 minutes) and pH initial solution (6,7,8 and 9). Then the product were analyzed % carboxyl groups, swelling power, and % solubility. This research is expected to produce starch acetate which has swelling power and % solubility increased compared to the native corn starch. The result of this study shows that the swelling power, % solubility, and carboxyl groups content growing up when the reaction time and pH initial increased. The highest swelling power and carboxyl groups content are 4,6555 and 0,0950 respectively. It occured when the solution was adjusted at pH 8 and reaction time during 90 minutes while the highest solubility is 0,0700. Key word : Starch acetate, acetylation, corn stach, carboxyl groups, solubility, swelling power iv MOTTO Motto  Pendidikan merupakan perlengkapan paling baik untuk hari tua (Aristoteles).  Orang yang sukses membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak (Ernest Newman).  Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil; kita baru yakin kalau telah berhasil melakukannya dengan baik. Ucapan Terima Kasih Ku Persembahkan Untuk :  Allah SWT  Kedua Orang Tuaku  Kedua Pembimbi

Recently converted files (publicly available):