• Document: Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Anemia
  • Size: 85.86 KB
  • Uploaded: 2019-04-16 01:43:02
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Anemia A. Topik : Sistem Hematologi B. Sub Topik : Anemia C. Tujuan Instruksional 1. Tujuan Umum : Setelah penyuluhan peserta diharapkan dapat mengtahui cara mengatasi terjadinya anemia 2. Tujuan Khusus : Setelah mengikuti penyuluhan ini peserta dapat : a. Peserta dapat memahami pengertian anemia b. Peserta dapat mengetahui penyebab anemia c. Peserta dapat mengenal tanda - tanda dan gejala anemia d. Peserta memahami pencegahannya pada anemia C. Perencanaan Penyuluhan 1. Waktu : a. Hari : Selasa b. Tanggal : 22 Februari 2013 c. Jam : 10.00 WIB 2. Sasaran : Seluruh warga terutama ibu-ibu hamil 3. Tempat : Balai desa Balowerti 4. Metode : Ceramah dan tanya jawab 5. Media : Leaflet D. Kegiatan Proses Penyuluhan Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta Media Kegiatan Pendahuluan 5 menit - Salam - Menjawab Lisan - Memperkenalkan salam diri - - Menjelaskan tujuan Mendengarkan penyuluhan dan - tema penyuluhan Mendengarkan - Menanyakan tentang anemia sesuai pengertian - Menjawab warga Penyajian 15 menit - menjelaskan - Lisan dan materi penyuluhan mendengarkan Leaflet mengenai pengertian, penyebab, gejala dan pnatalaksanan untuk anemia -mengajukan - memberi pertanyaan kesempatan kepada klien untuk bertanya tentang materi yang disajikan Penutup 10 menit - memberikan - menjawab Lisan pertanyaan untuk - evaluasi mendengarkan - menyimpulkan bersama hasil - memberi kegiatan penyuluhan salam - menutup penyuluhan dengan salam Materi Penyuluhan : dilampirkan MATERI A. Pengertian Anemia Anemia oleh orang awam dikenal sebagai “kurang darah” adalah suatu penyakit dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal dan anemia berbeda dengan “tekanan darah rendah”. Sebagian besar anemia di Indonesia disebabkan oleh kekurangan zat besi. Zat besi adalah salah satu unsur gizi yang merupakan komponen pembentuk Hb atau sel darah merah. Oleh karena itu disebut Anemia Gizi Besi. B. Penyebab Anemia Anemia zat besi biasanya ditandai dengan menurunnya kadar Hb total di bawah nilai normal (hipokromia) dan ukuran sel darah merah lebih kecil dari normal (mikrositosis). Tanda-tanda ini biasanya akan menggangu metabolisme energi yang dapat menurunkan produktivitas. Penyebab anemia gizi besi bisa disebabkan oleh beberapa hal. Seperti kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, menderita penyakit ganguan pencernaan sehingga menggangu penyerapan zat besi. Terjadi luka yang menyebabkan pendarahan besar, persalinan, menstruasi, atau cacingan serta penyakit kronis seperti kanker, ginjal dan penyakit hati. C. Tanda-tanda dan Gejala Penderita anemia biasanya ditandai dengan mudah lemah, letih, lesu, nafas pendek, muka pucat, susah berkonsentrasi serta fatique atau rasa lelah yang berlebihan. Gejala ini disebabkan karena otak dan jantung mengalami kekurangan distribusi oksigen dari dalam darah. Denyut jantung penderita anemia biasanya lebih cepat karena berusaha mengkompensasi kekurangan oksigen dengan memompa darah lebih cepat. Akibatnya kemampuan kerja dan kebugaran tubuh menurun. Jika kondisi ini berlangsung lama, kerja jantung menjadi berat dan bisa menyebabkan gagal jantung kongestif. Anemia zat besi juga bisa menyebabkan menurunya daya tahan tubuh sehingga tubuh mudah terinfeksi. Gejala anemia defisiensi dapat digolongkan menjadi 3 golongan besar berikut ini:  Geja

Recently converted files (publicly available):