• Document: PERANCANGAN PERANGKAT PENGERING IKAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN SUMBER DAYA MANDIRI
  • Size: 924.18 KB
  • Uploaded: 2019-02-13 10:30:21
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PERANCANGAN PERANGKAT PENGERING IKAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN SUMBER DAYA MANDIRI Ade Riski Kelana1, Rozeff Pramana, ST., MT.2, Deny Nusyirwan, ST., M. Sc Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Maritim Raja Ali Haji Mahasiswa1, Pembimbing I2, Pembimbing II3 Email: aderisky52@yahoo.com1, rozeff_p@yahoo.co.id2, denynusyirwan@gmail.com3 ABSTRAK Ikan merupakan salah satu potensi laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain itu ikan juga memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga banyak produk yang dihasilkan. Proses pengeringan yang sering dilakukan nelayan adalah dengan cara tradisional, yaitu dijemur di bawah sinar matahari. Dengan cara ini memerlukan waktu yang lama dan area yang cukup luas serta kualitas ikan bisa menurun karena terkena debu atau binatang yang menempel serta membutuhkan banyak tenaga kerja. Oleh karena itu perlu dirancang suatu alat pengering ikan dengan sistem perancangan perangkat pengeringan ikan otomatis berbasis arduino dengan sumber daya mandiri. Perinsip kerja dari alat ini iyalah menggunakan lampu halogen sebagai sumber untuk memanaskan ruangan kabinet dan fan sebagai penyetabil sirkulasi udara panas didalam ruang kabinet, ditambahkan sensor DHT22 yaitu sensor suhu dan kelembaban yang berfungsi untuk mengetahui berapa suhu dan kelembaban pada ruang kabinet dan menggunakan Arduino Uno sebagai mikrokontroler yang diprogram untuk menjalankan perangkat dan mengatur suhu ruang kabinet, suhu ruang kabinet dirancang apabila suhu mencapai 50°C lampu halogen dan fan akan berhenti bekerja dan apabila suhu kurang dari 45°C maka lampu halogen dan fan akan aktif lagi untuk memanaskan ruangan kabinet. Kata kunci: Arduino Uno, Lampu halogen, Fan , Sensor DHT22 1. Latar Belakang anyaman bambu dan ditempatkan di Luas wilayah laut Indonesia seluas bawah sinar matahari, cara ini 5,9 juta km2, terdiri atas 3,2 juta km2 memerlukan waktu yg lama dan area perairan teritorial dan 2,7 km2 perairan yang cukup luas dan kualitas ikan bisa Zona Ekonomi Eksklusif, luas tersebut menurun karena terkena debu atau belum termasuk landas kontinen. Hal ini binatang yang menempel serta menjadikan Indonesia sebagai negara membutuhkan banyak tenaga kerja. Hal kepulauan terbesar di dunia. ( Ridwan ini menjadikan acuan saya mengambil Lasabuda, 2013 ). judul proses pengeringan . Pengambilan judul pengaturan Proses pengeringan di daerah suhu pada pengasapan ikan dikarenakan kawal bintan kebanyakan masyarakat kebanyakan masyarakat di daerah kawal mengerinrgkan ikan menjadi ikan asin, Bintan masih mengolah ikan basah ikan yang banyak dikeringkan yaitu menjadi ikan kering, dengan metode ikan bilis / teri sebagai objek yang tradisional menggunakan matahari, dikeringkan. pengeringan cara ini biasanya dilakukan Penelitian yang berkaitan dengan dengan meletakkan ikan di tikar atau judul yang diajukan pada penelitian ini Teknik Elektro UMRAH - 2017 | 1 pernah dilakukan oleh Gustina Riani Arduino Uno dan bagian output terdiri dan Rozeff Pramana (2017) dengan dari Lampu halogen, LCD ( Liquid judul Prototipe pemanfaatan tenaga Crystal Display ) relay, fan dan surya untuk kelong di Kepulauan Riau. inverter. Penelitian ini merancang panel surya untuk dapat menyediakan daya pada kelong tanpa harus menggunakan genset. Dengan menggunakan panel surya 10 Wp, baterai 12 V 7,5 Ah, BCC 10 A dan inverter 1000 W penelitian ini tidak dapat langsung men-supply daya pada kelong. Hal ini disebabkan kelong Gambar 1. Diagram Blok Perancangan memerlukan penambahan perangkat seperti penambahan panel surya b. Cara Kerja Perangkat sebanyak 15 buah sebesar 150 Wp, Pertama sekali yang harus dilakukan baterai sebanyak 5 buah 12 V 200 Ah, untuk menjalankan perangkat harus BCC 1 buah 20 A dan inverter 10 KW. menekan tombol switch on / off yang Penelitian oleh Jasriyanto dan terletak di sebelah LCD setelah tombol Rozeff Pramana ( 2016 ) Perancangan switch di on kan maka perangkat akan solar tracker untuk men-supply daya hidup dan di layar LCD akan kamera monitoring sistem keamanan menampilkan menu, setelah menu perairan dan pulau terluar. Sumber pengeringan dipilih perangkat akan energi sangat bermanfaat untuk aktif, 2 buahlampu halogen, sensor memberikan kebutuhan daya bagi DHT22 dan fan akan aktif bekerja. perangkat yang digunakan di daerah Lampu halogen bekerja untuk pulau terluar yang tidak memiliki memanaskan ruang pengering ikan, jaringan listrik. Pulau terluar yang sensor DHT22 membaca berapa besar menjadi daratan terakhir di lautan suhu dan kelembaban pada ruan

Recently converted files (publicly available):