• Document: PROJECT UJIAN AKHIR SEMESTER MATA KULIAH STRUKTUR DATA Program Kalkulator Scientific Sederhana
  • Size: 762.39 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 16:45:30
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PROJECT UJIAN AKHIR SEMESTER MATA KULIAH STRUKTUR DATA ‘’Program Kalkulator Scientific Sederhana’’ DOSEN: MUH. ARIF RAHMAN DISUSUN OLEH KELOMPOK 2: NAMA NIM PERANAN ARISSA MUJIBUDDA’WAT 10509050111100 LEADER DAN KODING 8 ERMITA IKA .P 10509050011101 TINJAUAN PUSTAKA 8 DIWA SAMPURNA 10509050711100 KODING DAN PPT 2 BIMA ANORAGA 10509050011100 PENDAHULUAN DAN 8 PERANCANGAN ARIFA RETNO PAKARTI 0810953006 IMPLEMENTASI PROGRAM FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini banyak terdapat alat-alat hitung yang dapat membantu untuk menyelesaikan masalah perhitungan. Alat hitung ini sangat membantu baik itu mahasiswa, siswa, pedagang, ibu rumah tangga dan pebisnis lainya. Salah satu alat hitung yang banyak digunakan pada zaman ini adalah kalkulator. Dengan sebuah alat bantu seperti Kalkulator penyelesaian masalah-masalah penghitungan seperti pembagian perkalian, pertambahan, pengurangan serta operasi hitung lainnya akan dapat dilakukan dengan cepat, efisien, teliti juga akurat. Dan dengan menggunakan kalkulator penghitungan aritmatika standart dalam menyelesaikan sebuah permasalahan matematika yang sering dijumpai. Kalkulator merupakan salah satu alat hitung yang mudah digunakan. Kalkulator dapat membantu para pedagang dalam menghitung penjualan ataupun pembelian barang. Kebanyakan kalkulator yang beredar dipasaran merupakan kalkulator standar, baik itu dari segi warna, bentuk dan susunan tombol-tombol di dalamnya. Untuk itu penulis mencobauntuk memberikan desain yang berbeda, sehingga lebih menarik dan lebih mudah untuk digunakan. Salah satu software yang dapat membantu untuk menyelesaikan masalah perhitungan adalah Delphi, Berangkat dari hal tersebut, mendorong penulis untuk memanfaatkan software tersebut dalam pembuatan program kalkulator scientific. Dalam makalah yang berjudul “PEMBUATAN KALKULATOR DENGAN LAZARUS dan PASCAL” ini penulis akan menguraikan cara pembuatan dan penggunaan kalkulator scientific dengan menggunakan Program Delphi. 1.2 Batasan Masalah Pada penulisan ilmiah ini, penulis membatasi masalah mengenai pembuatan aplikasi kalkulator untuk perhitungan sederhana dari inputan angka yang diinput oleh pengguna kalkulator. 1.3 Tujuan Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah : 1. Sebagai syarat memenuhi tugas akhir pengganti UAS 2. Mengetahui tata cara pembuatan sebuah kalkulator sederhana dan scientific kalkulator 1.4 Manfaat Manfaat dari penulisan makalah ini diantaranya adalah: 1. Dapat mengerti dan memahami aplikasi stack dan program 2. Dapat mengetahui tata cara membuat sebuah kalkulator sederhana 3. Dapat mengetahui bagamiana mengkombinasikan koding-koding yang ada agar dapat menghasilkan suatu program tepat guna BAB II TINJAUAN PUSTAKA Definisi Kalkulator Kalkulator adalah alat yang melakukan operasi aritmatika pada angka. Kalkulator sederhana dapat melakukan penambahan saja, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Kalkulator yang lebih canggih dapat menangani operasi eksponensial, akar, logaritma, fungsi trigonometri, dan fungsi hiperbolik. Kalkulator menjadi lebih maju sejak tahun 1970, mereka menjadi mampu membuat perhitungan yang melibatkan variabel (tidak diketahui) yaitu komputer pribadi. Komputer pribadi saat ini masih bisa melakukan operasi tersebut, dan sebagian disediakan dengan program kalkulator virtual yang tampilannya seperti kalkulator genggam. Tombol-tombol diaktifkan dengan menunjuk dan mengklik. Secara teoritis, sebuah komputer modern adalah kalkulator yang bekerja dengan biner angka dan memiliki memori jauh lebih besar. Namun dalam arti praktis, komputer jauh lebih dari kalkulator belaka, karena berbagai macam program yang terdapata pada komputer lebih canggih dari pada kalkulator. Stack atau Tumpukan Stack atau tumpukan adalah bentuk khusus dari linear list. Pada stack, penghapusan serta pemasukan elemennya hanya dapat dilakukan di satu posisi, yakni posisi akhir dari list. Posisi ini disebut puncak atau top dari stack. Elemen stack S pada posisi ini dinyatakan dengan TOP(S). Jelasnya, bila stack S [S1, S2, …, ST], maka TOP(S) adalah ST. Banyaknya elemen stack S pada suatu saat tertentu biasa kita sebut sebagai NOEL(S). Jadi untuk stack kita di atas, NOEL(S

Recently converted files (publicly available):