• Document: PENGAJARAN SASTRA. Suwardi Endraswara
  • Size: 281.15 KB
  • Uploaded: 2019-06-13 13:05:14
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PENGAJARAN SASTRA Suwardi Endraswara Metode dan Teori Pengajaran Sastra Berwawasan Kurikulum Berbasis Kompetensi Suwardi Endraswara, 2005 Editor Danuri Desain Cover dan Isi Kang Mcena I Cetakan Pertama, 2005 BUANA PUSTAKA 08175423046 ISBN 979-98385-9-6 BUKAN OMONG KOSONG Sebuah catatan Penulis Berkali-kali penulis mendapat telepon (SMS) dari pengajar sastra, yang isinya agak bingung ketika mengajarkan sastra. Duduk persoalannya, mereka gamang ketika menatap hadirnya KBK yang menjadi motor pendidikan selama ini. Saya pun tidak menolak hal itu, sebab pengajaran sastra memang membutuhkan metode dan teori yang khas. Meskipun metode dan teori itu sifatnya relatif, paling tidak akan membingkai-kemana,bagaimana dan kapan sastra harus diajarkan-akan terjawab. Metode dan teori tanpa praktek, juga sia-sia. Buku ini, kiranya akan memberikan acuan kearah itu. Pengalaman selama 15 tahun lebih berkutat dengan sastra, telah saya goreskan lewat buku ini. Saya berharap dapat mengisi celah-celah yang anda butuhkan. Sebagai metode dan teori, di dalamnya juga saya beri beberapa contoh praktis yang segera dapat dieksperimentasikan. Anda dapat memilih metode dan teori mana, yang relevan dengan konteks, karena yang saya sajikan lebih banyak ke arah alternative. Saya menyadari bahwa di era reformasi yang terbuka ini, tampaknya para birokrat dan teknokrat pengajaran sastra harus mampu meluruskan jalanjalan bengkok pembelajaran sastra. Siapa dan mana birokrat yang mau terjun pikirannya untuk menghargai cipta sastra? Hampir tidak ada. Akibatnya pengajaran sastra terombang-ambing,jatuh sakit dan terjangkit berjuta-juta Qirus kronis. Inilah yang menyebabkan pengajaran sastra sekedar "main-main" dan belum menyentuh fungsi yang sebenarnya. Atas alasan ini, saya mencoba rneramu serpihan mutiara yang mungkin sejalan dengan yang anda butuhkan selama ini atau yang akan datang. Kalau apresiasi telah berjalan di sekolah, biasanya masih terfokus pada pedoman lama yang terburu-buru. Apresiasi sastra masih terberangus oleh sistem. Otonomi pengajaran sastra masih sembelit Apalagi, sampai saat ini jarang pengajar yang memiliki komitmen penuh dalam bidang sastra. Umumnya, pengajar sastra masih mengajar gado-gado dengan materi lain, seperti bahasa. Karenanya, boleh dinyatakan kalau apresiasi sastra kita belum optimal. Yang paling banyak mewarnai di sekolah, adalah apresiasi kering, jxmuh teori-teori beiaka, dan sejumlah drill hafalan istilah sastra yang mekanis. Pendek kata, subjek didik belum diajak mencelupkan ke dalam kubangan sastra secara natural. Subjek didik belum merasa belajar sastra yang bersifat "liar" dan penuh rekreasi kreatif. Ini tantangan berat bagi siapa saja yang berkecimpung dalam pengajaran sastra. Hal ini semua terjadi, karena belum adanya metode dan teori pengajaran sastra yang jitu. Jika ada beberapa metode dan teori, masih "terbang kemana-mana" dan belum ada upaya inovasi kea rah inovasi. Dari sini cukup jelas, bahwa KBK sastra masih mnendapat tantangan dan godaan. Gangguan yang sering berarti adalah asumsi masa bodoh dari sebagian pengajar, yang berfoya-foya pada pengajaran sastra tradisional. Itulah sebabnya, dengan ucpan syukur alhamdulillah, buku ini dapat saya selesaikan. Paling tidak, bagi siapa saja yang ingin bergumul dalam bidang pengajaran sastra-buku ini akan memberikan solusinya. Buku ini memberikan gagasan sementara dan belum final, karena itu tergantung pengajar sendiri untuk berkreasi yang lebih akurat Berbagai model pengajaran akan ditawarkan, agar kemerdekaan pengajaran sastra tetap terjaga. Apalagi, dengan otonomi sekolah dan kelas, pengajar sastra sangat mungkin berganti-ganti model pengajaranagar tetap sesuai dengan eksistensi sekolah. Untuk itu, penulis ucapkan selamat mencoba, jika anda sebagai pengajar sastra yang ingin berprestasi. Sekurangkurangnya, melalui buku ini para pembaca akan mengetahui kemana muara pengajaran apresiasi harus dialirkan. Begitulah. Akhirnya, saya harus mengucapkan terima kasih banyak kepada penerbit Buana Pustaka, yang telah sudi memberi kesempatan hadirnya buku ini. Begitu pula kepada teman-teman yang selalu bertegur sapa dalam pengajaran sastra, terima kasih juga saya sampaikan. Jika ada kekurangan, kurang asin, kurang manis, kurang pahit, mari kita tambah sendiri. Terima kasih. Yogyakarta, Agustus 2005 Penulis DAFTAR I5I BUKAN OMONG KOSONG ............................... 5 DAF'I'AR ISI ......................................................... 6 Bagian Pertama KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DAN SASTRA ....................................................... 13 A. DasarPemberlakuan KBK.........................

Recently converted files (publicly available):