• Document: BAB II LANDASAN TEORI
  • Size: 1.14 MB
  • Uploaded: 2019-05-17 12:24:12
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Retak Dingin 2.1.1 Fenomena Retak Dingin pada Lasan Retak dingin dikenal dengan beberapa istilah seperti hydrogen induced cracking, delayed cracking, underbead cracking. Retak dingin merupakan retak yang terjadi pada temperatur rendah yaitu pada waktu logam telah mendingin lebih rendah dari 150oC dalam waktu mulai dari beberapa menit hingga beberapa hari [6]. Permulaan retak dingin biasanya berhubungan dengan takikan, seperti toe pada lasan, atau struktur mikro yang tidak homogen yang menunjukkan perubahan kekerasan yang mendadak seperti inklusi slag dan interface martensit –ferit. Seperti fenomena perambatan retak pada umumnya, retak dingin diperngaruhi juga oleh tegangan sisa tinggi dan pengerasan matriks [11]. Berdasarkan letak retak yang terjadi, retak dingin dapat digolongkan menjadi dua yaitu retak di daerah HAZ dan retak di daerah logam las [10]. 1. Retak dingin pada daerah HAZ Retak dingin terjadi ketika kondisi-kondisi berikut berlangsung secara simultan. Kondisi-kondisi tersebut adalah : A) Hadirnya hidrogen pada tingkatan yang cukup Hadirnya hidrogen biasanya bersumber dari kelembaban fluks yang digunakan pada pengelasan atau dari sumber lainnya. Hidrogen diserap melalui weld pool dan sebagian ditransfer ke HAZ melalui difusi. B) Adanya tegangan tarik pada lasan Peningkatan tegangan berasal dari kontraksi termal selama pendinginan dan diperkuat oleh tegangan lain yang terbentuk sebagai hasil dari rigiditas bagian yang akan disambung. C) Adanya sensitivitas struktur mikro pada HAZ Universitas Indonesia Pengaruh kontrol..., Taufiqullah, FT UI, 2009 Selama pengelasan, bagian HAZ menerima temperatur yang cukup tinggi untuk bertansformasi secara cepat dari ferit ke austenit dan sebaliknya menghasilkan struktur mikro yang biasanya lebih keras dan lebih sensitif terhadap hydrogen embrittlement daripada bagian lain HAZ. Retak hidrogen biasanya ditemukan pada daerah transformasi tersebut. D) Terjadi di temperatur rendah Resiko terbesar retak terjadi ketika temperatur mendekati temperatur batas dan retak membutuhkan beberapa jam setelah proses pengelasan selesai. Retak tidak mungkin terjadi pada struktur baja di atas temperatur 150oC. Retak pada HAZ biasanya terletak pada weld toe, weld root atau pada posisi underbead. Secara skematis, posisi retak tersebut untuk lasan fillet dan butt weld ditunjukkan pada Gambar 2.1. Pada lasan fillet, retak HAZ berorientasi sepanjang weld length. Pada lasan butt, retak sub permukaan dapat berorientasi transversal terhadap arah lasan. Secara mikroskopis, retak pada HAZ dapat terjadi secara intergranural atau transgranular. Gambar 2.2 menunjukkan contoh retak dingin pada daerah HAZ. (a) (b) Gambar 2.1 Retak Dingin pada HAZ [10] (a) pada Lasan Fillet (b) pada Lasan Butt Universitas Indonesia Pengaruh kontrol..., Taufiqullah, FT UI, 2009 (a) (b) Gambar 2.2 Contoh Retak Dingin pada Daerah HAZ Lasan [11] (a) Root Crack (b) Toe Crack 2. Retak dingin pada logam las Retak dingin dapat terjadi pada logam las sama seperti pada daerah HAZ. Retak pada logam las dapat berorientasi longitudinal atau tranversal terhadap weld length. Orientasi retak tranversal dapat tegak lurus maupun bersudut (sekitar 45o) terhadap permukaan lasan. Secara mikroskopis, retak terjadi secara transgranular, meskipun beberapa deposit paduan terdapat morfologi intergranular [10]. Faktor-faktor yang mempengaruhi retak pada logam las sama seperti faktor yang mempengaruhi retak pada HAZ yaitu tegangan, hidrogen, sensitivitas mikrostruktur dan temperatur. Namun demikian, retak dingin pada logam lasan [10] dapat terjadi pada tingkat kekerasan logam lasan yang rendah . Contoh retak dingin pada logam las ditunjukkan pada Gambar 2.3. Gambar 2.3 Contoh Retak Dingin pada Logam Las Universitas Indonesia Pengaruh kontrol..., Taufiqullah, FT UI, 2009 2.1.2 Faktor yang Berpengaruh Terhadap Retak Dingin 2.1.2.1 Kadar Hidrogen Selama pengelasan, hidrogen diserap oleh weld pool dari arc atmosphere. Selama pendinginan, sebagian besar hidrogen keluar dari kampuh yang membeku dengan cara difusi tetapi sebagian juga berdifusi ke HAZ dan logam induk. Difusi hidrogen dari logam las ke HAZ selama pengelasan ditunjukkan secara skematis pada Gambar 2.4. Gambar 2.4 Difusi Hidrogen dari Logam Las ke HAZ Selama Pen

Recently converted files (publicly available):