• Document: Perancangan Strategi Pemasaran Berbasis Integrasi QFD Dan SWOT Pada Produk Air Minum Dalam Kemasan
  • Size: 66.48 KB
  • Uploaded: 2019-06-13 03:25:37
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Perancangan Strategi Pemasaran Berbasis Integrasi QFD Dan SWOT Pada Produk Air Minum Dalam Kemasan Pregiwati Pusporini; Nina Aini Mahbubah; Agus Pujiono Prodi Teknik Industri – universitas Muhammadiyah Gresik Jalan Sumatera 101, GKB, Gresik, 61121 Telp. 031-3951414 / fax. 031 – 3952585 E-mail : pregiwati@gmail.com ; nina.hasan@gmail.com Abstrak Peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan peningkatan dalam pemenuhan kebutuhan, antara lain kebutuhan air bersih, khususnya kebutuhan air minum untuk sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi peluang, keinginan dan kebutuhan konsumen yang belum terpenuhi dalam memilih Air Minum Dalam Kemasan, khususnya kemasan galon 19 liter, sehingga akhirnya perusahaan mampu merancang suatu strategi pemasaran yang efektif. Penelitian dimulai dengan melakukan wawancara kepada pihak perusahaan untuk mendapatkan respon tehnis berdasarkan hasil wawancara dengan konsumen yang meghasilkan data tentang atribut-atribut yang ada dalam keinginan dan kebutuhan konsumen (Voice of Customer). Data yang diperoleh dari hasil kuisioner yang pertama dapat diketahui atribut-atribut kemudian dikelompokkan dalam bentuk diagram afinitas sampai pembuatan rumah kualitas. Selanjutnya dilakukan analisis SWOT sebagai penentuan faktor internal yang berupa kekuatan (strenght) dan kelemahan (weakneses) dapat dilihat dari hasil bencmarking antara manajemen “ SWA” dengan manajemen pesaingnya yaitu “CLUB” dan juga membandingkan dengan faktor eksternal yang berupa peluang (opportunity) dan ancaman (threat). Dari hasil analisis dan interpretasi pengolahan data yang telah peneliti lakukan maka dapat diambil bahwa atribut-atribut yang diprioritaskan dan dipentingkan oleh konsumen terhadap kulitas produk Air Minum Dalam Kemasan “SWA” menurut peringkat nilai Raw weigt adalah : Bebas bakteri (Hygienic), Air jernih,rasa segar, Diskon harga, Harga relatif terjangkau, Hadiah, Segel tidak rusak, Jaringan pemasaran, tutup gallon dan tahan lama (expired). Berdasarkan analisa SWOT yang digunakan bahwa posisi perusahaan berada pada space strength – opportunity, hal ini mendukung strategi agresif yaitu “ Menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang “ Kata Kunci : Quality Function Deployment,Voice of Customer, House of Quality,SWOT PENDAHULUAN Perkembangan jumlah penduduk dewasa ini, mengakibatkan pertumbuhan yang pesat bagi sektor kependudukan. Hal ini tentu saja diikuti dengan makin meningkatnya kebutuhan air bersih, khususnya kebutuhan air minum untuk sehari-hari. Masyarakat dengan tingkat ekonomi yang semakin baik, cenderung memilih air minum yang layak minum untuk kesehatan sebagai pilihan utama. Begitu juga dalam memilih suatu air minum yang ditawarkan oleh perusahaan Air Minum Dalam Kemasan. PT. SWABINA GATRA merupakan salah satu perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dalam kurun waktu lima tahun, telah menjadi perusahaan Air Minum Dalam Kemasan diurutan yang ke tiga setelah merek AQUA dan merek CLUB di dalam daerah Gresik. Dalam dunia bisnis tentunya tidak lepas dari pesaing-pesaing yang ada, untuk memenangkan persaingan pasar perusahaan harus mampu menciptakan kepuasaan konsumen dan merancang strategi pemasaran yang tepat, sehingga perusahaan perlu berlomba-lomba memberikan kepuasan dalam bentuk yang relatif belum pernah diberikan oleh pesaingnya. Kejelian dalam meningkatkan kualitas produk dan memanfaatkan bauran pemasaran yang baik merupakan menentukan kemajuan perusahaan Air Minum Dalam Kemasan. Perumusan Masalah 1. Atribut-atribut apa saja yang harus dipentingkan pelanggan dalam memilih Air Minum Dalam Kemasan 2. Respon teknis apa saja yang dimiliki perusahaan agar dapat memenuhi keinginan pelanggan 3. Bagaimana persepsi pelanggan terhadap produk Air Minum Dalam Kemasan “SWA” bila dibandingkan dengan produk pesaing 4. Bagaimana cara merancang strategi pemasarannya Tinjauan Pustaka 1. Quality Function Deployment Cohen (1995) mendefinisikan Quality Function Deployment adalah metode terstruktur yang digunakan dalam perencanaan dan pengembangan produk untuk menetapkan spesifikasi kebutuhan 100 dan keinginan konsumen, serta mengevaluasi secara sistematis kapabilitas suatu produk atau jasa dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Tujuan dari Quality Function Deployment sendiri tidak hanya memenuhi sebanyak mungkin harapan-harapan pelanggan, tapi juga berusaha melampaui harapan-harapan pelanggan sebagai cara untuk berkompetensi dengan saingannya, sehingga konsumen tidak menolak dan tidak complaint, tetapi malah menginginkannya. Implementasi QFD terdiri dari tiga tahap, dimana seluruh kegiatan yang dilakukan pada masing- masing tahapan dapat diterapkan seperti layaknya suatu proyek, dengan terlebih dahulu dilakukan pada tahap

Recently converted files (publicly available):